Skema tone control stereo menggunakan middle, super bass, subwoofer

Pengatur nada pada amplifier adalah salah satu bagian penting yang patut diperhatikan agar mendapatkan hasil penguatan audio yang seusai dengan harapan, dalam hal ini rangkaian tone control stereo menggunakan ic memang banyak pilihannya, namun bukan hal mudah untuk menemukan skema tone control plus subwoofer atau rangkaian tone control super bass yang sesuai dengan power amplifier, sehingga perlu melakukan banyak riset untuk mendapatkan hasil akhir yang tidak mengecewakan.

Salah satu yang menjadi favorit adalah jenis tone control mega bass dimana kita dapat memperoleh fitur penguat bass sekaligus sehingga akan lebih mudah dioperasikan daripada kita memasang blok subwoofer secara terpisah.

Yang beredar di pasaran sebenarnya terdapat banyak sekali pilihan tone control sederhana sampai yang rumit sehingga kita dapat menentukan sesuai kebutuhan, dan tentu saja menyesuaikan dengan dana yang dikehendaki dari rangkaian power amplifier sehingga menghasilkan suara yang mumpuni, apalagi kalau kita dapat merakitnya sendiri, tentu itu adalah sebuah kebanggaan yang akan melahirkan rasa puas tersendiri.

Contoh rangkaian tone control yang mudah dibuat

Dari beberapa skema tone control menggunakan middle dan rangkaian sederhana lainnya maka kali ini kita akan mengambil beberapa contoh skema tone control yang dapat Anda buat sendiri dirumah. Ini dikarenakan rangkaian tersebut tidak terlalu rumit dan komponen-komponen yang dipakai juga mudah diperoleh di toko elektronik terdekat.

Silakan memilih seperti apa rangkaian yang dikehendaki barangkali ada yang cocok untuk Anda, atau ada yang masuk dalam penggunaan apabila dipasangkan dengan power amplifier yang dipakai, sehingga dapat menghasilkan kualitas suara yang memuaskan.

Tone control mono sederhana dengan bass dan treble

Ini merupakan salah satu jenis tone control yang mudah dibuat, menggunakan konfigurasi mono memastikan bahwa jumlah komponen yang digunakan tidak terlalu banyak. Apabila Anda ingin memasang pada perangkat stereo, maka tinggal mengalikan dua atau membuat satu lagi channel agar dapat dipasangkan dengan power amplifier yang sesuai.

Dari skema diatas kita dapat melihat betapa rangkaian ini memang sangat sederhana, komponen utama yang digunakan adalah sebuah ic op amp, dengan dukungan beberapa capasitor dan resistor sehingga dapat menghasilkan suara yang maksimal, dan akhirnya dapat memenuhi keperluan kita dalam merangkai amplifier sesuai kegunaan.

Berikut adalah daftar komponen dari tone control diatas:

JumlahTipeNilai
3Resistor10 kΩ
1Resistor3.3 kΩ
2Resistor2 × 56 kΩ
2Potentiometer50 kΩ
2Capacitor33 nF
2Capacitor3.3 nF
2Electrolytic Cap1 µF
1ICNJM4558

Tone control stereo menggunakan IC LM1036

Melanjutkan skema nomor 1, maka kali ini kita akan membahas mengenai rangkaian tone control stereo yang lebih kompleks, menggunakan IC yang sangat bagus sehingga dapat mengendalikan 2 channel sekaligus hanya dengan satu buah IC, dan komponen lain yang diperlukan juga tidak terlalu banyak sehingga kita dapat membuatnya sendiri dengan lebih mudah.

Dapat dilihat pada skema diatas bahwa komponen utama dari tone control tersebut adalah sebuah IC LM1036N yang memiliki konfigurasi cukup ringkas dengan beberapa komponen pendukung disekitarnya.

Tone control ini memiliki fungsi loudness yang memastikan kualitas suara yang dihasilkan memiliki pilihan lebih variatif, dan juga kontrol volume, bass, dan treble akan menghasilkan output sangat memadai apalagi kalau dipasangkan dengan power amplifier yang sesuai.

Tone control diatas bekerja pada tegangan 9 volt sampai dengan 15 volt DC.

Tone control menggunakan bass, treble, dan middle

Ini adalah salah satu tone control yang memiliki fungsi cukup baik, karena memiliki rentang pengaturan yang lebih lengkap daripada dua tipe tone control sebelumnya. Fungsi ini adalah kontrol middle atau mid range dimana kita memiliki kontrol untuk nada-nada tengah disamping bass dan treble, sehingga diharapkan dapat memberikan hasil lebih baik dari yang sebelumnya.

Daftar komponen yang digunakan pada tone control diatas juga lebih banyak dari sebelumnya, dan kalau kita menghendaki channel stereo maka tinggal menambahkan satu lagi skema persis seperti diatas sehingga dapat digunakan untuk power amplifier stereo yang sesuai.

Leave a comment