2 Cara menambah efek bass pada amplifier dan speaker aktif

Memiliki amplifier rakitan dengan suara bass menggelegar diimbangi suara vokal dan treble jernih rasanya sangat puas, apalagi kalau semua itu kita buat sendiri dengan pemilihan komponen yang cermat dan memilihnya sangat hati-hati. Lantas bagaimana cara menambah efek bass pada speaker aktif buatan pabrik yang kita beli sudah dalam kondisi jadi? Ini hampir sama dengan pertanyaan tentang meningkatkan nada bass pada power amplifier yang bukan buatan kita sendiri. Tentu perlu pemahaman lebih mendalam sehingga dapat mengetahui seluk beluk dalaman rangkaian tersebut.

Pada dasarnya efek suara ngebass pada speaker aktif atau amplifier dipengaruhi oleh blok pre-amp dan tone control, dimana pemilihan nilai pada bagian ini amat penting untuk memberikan pengaruh atau perubahan nada bass yang besar dan kecil, sesuai selera penyetelan si pembuat.

Namun kalau kita ingin meningkatkan nada bass yang kuat dan bertenaga, bulat, maka perlu memahami beberapa hal sebelum mulai membuatnya. Paling tidak bagian power amplifier harus mendukung atau istilahnya ‘ngangkat’ kalau nanti dipasang kit super bass atau tone control dengan konfigurasi bass yang diperkuat.

Juga, pada bagian power supply harus dapat mencatu dengan baik sehingga tidak menyebabkan amplifier ngedrop atau kekurangan tegangan ketika dinyalakan dengan volume tinggi.

Kiat menambah nada bass tanpa ribet

Sebenarnya kita sudah pernah membahas mengenai topik penambah bass ini pada artikel sebelumnya, dimana pada tips tersebut dijelaskan langkah-langkah modifikasi sehingga sebuah tone control cukup powerful untuk menghasilkan nada bass yang kuat.

Silakan baca tulisan tersebut disini: Langkah modif tone control supaya bass nendang

Selanjutnya kita akan membahas mengenai tips memberikan efek bass yang besar namun tanpa ribet atau istilah katanya lebih singkat dan mudah dirangkai.

Kiat yang kita maksud adalah dengan menambahkan satu blok rangkaian penguat bass dimana fungsi dari rangkaian tersebut memberikan efek nada bass maupun treble yang lebih kuat dan memberikan nuansa saura hi-fi.

Menambahkan rangkaian super galaxy untuk penguat bass dan treble

Yang pertama adalah rangkaian super galaxy, giga bass atau mega bass. Rangkaian ini pada dasarnya akan memberikan penambahan nada bass yang signifikan, selain itu juga akan memberikan suara treble yang lebih renyah. Mengapa bisa demikian? Karena rangkaian ini merupakan rangkaian aktif yang menggunakan komponen utama IC atau transistor.

Rangkaian super galaxy dapat Anda beli di marketplace dengan mudah, juga dengan harga yang bersahabat. Namun kalau ingin membuatnya sendiri maka tinggal membeli pcb kosong dan belanja masing-masing komponennya.

Memasang rangkaian mega bass booster

Pilihan selanjutnya adalah dengan menambahkan sebuah rangkaian yang juga memiliki fungsi untuk menguatkan nada bass, sehingga apa yang diharapkan dapat dicapai yakni memiliki amplifier atau speaker aktif dengan nada bass cukup powerfull.

Cara kerja rangkaian bass booster adalah dengan memasangnya sebelum tone control sehingga memberikan input suara dengan konfigurasi nada bass yang diperkuat, dan memaksimalkan kerja tone control terutama untuk mengatur nada bass yang kuat.

Masing-masing komponen yang dipasang dapat Anda simak pada skema diatas, kalau ingin membuatnya dengan versi stereo maka cukup menambahkan satu channel lagi dengan komponen-komponen yang sama nilainya.

Langkah-langkah ganti kabel headset bass reflex agar kompatibel untuk Android dan iOS

Mempunyai koleksi barang lawas kadangkala memberikan kenangan tersendiri apalagi barang tersebut pernah kita pakai sehari-hari sehingga amat sulit melepaskan untuk pemakaian sehari-hari. Sehingga kita perlu melakukan upgrade agar dapat digunakan untuk gadget masa kini yang memiliki fitur lebih lengkap.

Salah satu barang yang memberikan nilai nostalgia amat kental adalah earbud sony ericsson hpm-64 bass reflex, karena barang ini dulunya adalah bawaan hp seri w, k, dan seri lainnya yang cukup fenomenal. Maka tidak jarang pemilik barang ini masih menginginkan agar earbud dapat dipakai untuk hp android dan iphone, maupun player lainnya dengan jack 3.5 mm.

Kali ini kita akan mencoba tahap demi tahap mengganti kabel headset hpm64 yang merupakan kabel dengan jack sisir sony ericsson, diganti menggunakan kabel silverplated dengan jack 3.5 mm yang dapat digunakan untuk standar hp dan komputer saat ini.

Membuka housing earbud hpm-64

Pertama tama akan kita buka housing earbud bass reflex hpm-64 yang saya peroleh dari salah satu distributor sony ericsson, earbud ini termasuk new old stock dengan kualitas yang sangat bagus dari segi build quality solid dan suara tidak mengecewakan.

Earbud yang akan kita ganti kabel adalah hpm-64 warna biru muda dengan finishing metalik. Sebenarnya earbud ini berseri hpm-64d yang merupakan bawaan hp w508 kalau tidak salah.

Sedangkan kabel gantinya yang digunakan adalah kabel silverplated warna putih dengan jack hitam berlabel sennheiser, menurut saya ini adalah jack umum buatan china.

Langkah pertama, kita buka karet melingkar yang merupakan pengunci depan housing earbud ini, kemudian diangkat bagian driver atau loudspeaker agar renggang dan dapat ditarik kedepan.

Kuncian earbud hpm64 ini lumayan mudah dibuka dan pasang, sangat mudah untuk ukuran earbud lawas memang layak dibeli dengan harga yang murah kita mendapatkan body dan suara mantap.

Setelah semua terbuka, maka akan nampak tampilan seperti diatas. Yang perlu di ingat adalah pemasangan kabel nanti jangan sampai terbalik antara bagian L dan R.

Memasang kabel dengan hati-hati

Langkah selanjutnya adalah mengukur bagian kabel kiri dan kanan agar tidak terbalik dalam pemasangannya. Dapat di ingat bahwa kabel L atau kiri terhubung dengan ujung jack, sedangkan kabel R terhubung dengan cincin atau lingkar kedua dari jack.

Selanjutnya kita masukkan ujung kabel pada masing-masing karet earbud seperti gambar dibawah ini.

Oh ya, memasang kabel terlebih dahulu pada karet kemudian ditarik panjangnya sesuai ukuran yang nantinya akan dipasang pada housing tengah.

Dan setelah kabel dirasa pas, maka kita kembalikan kuncian bagian housing belakang dan dipasang ke housing tengah sampai terkunci. Proses ini amat mudah sehingga kita dapat memasangnya dengan cepat.

Penampakan akhir earbud yang sudah diganti kabel adalah seperti pada gambar diatas. Pastikan panjang kabel antara kiri dan kanan adalah sama panjang, kalau belum sama kita dapat mengatur dengan menarik kabel masing-masing ujung earbud.

Kabel yang digunakan pada earbud diatas akan menghasilkan suara yang lumayan bersih, peningkatan pada sektor treble, separasi, dan bass lumayan lebih kuat impact nya.

Kalau menginginkan warna suara yang lain maka kita dapat mengatur dengan kabel jenis lain misalnya kabel pure copper, yang akan menghasilkan suara lebih warm, bass besar dan vokal basah. Banyak pula pilihan kabel dari harga yang murah sampai kabel dengan harga tinggi misalnya kabel oyaide, litz, dan kabel custom lainnya.

8+ Cara mengetahui flyback rusak pada televisi

Bermacam masalah yang muncul pada TV dirumah kadangkala membuat kita pusing, apalagi kalau memperbaiki televisi rusak blok horizontal, kadang menimbulkan kebingungan mendeteksi bagaimana cara mengetahui flyback rusak dengan pengukuran multimeter karena ada beberapa tipe fly back memiliki urutan pin kaki berbeda dari tipe lainnya.

Lantas bagaimana cara mengetahui fly back tv rusak misalnya konslet atau mati karena sudah tidak dapat digunakan lagi sehingga artinya kita perlu segera menggantinya dengan yang baru.

Pada beberapa kasus kita mengetahui fbt televisi short atau rusak dengan melihat fisiknya, yakni nampak bagian yang menggembung atau gosong, namun pada kasus lain hanya dengan melakukan pengukuran maka akan didapatkan kesimpulan bahwa fbt tersebut benar-benar rusak

Ciri-ciri fbt televisi rusak

Melihat pada fenomena tersebut maka kita patut mengetahui bahwa untuk memastikan adanya kerusakan pada fly back televisi maka kita dapat melihat secara langsung atau melakukan pengecekan dengan mengukur sendiri fbt tersebut sehingga mengetahui dengan seksama bagaimana kerusakan yang terjadi.

Dari beberapa kasus yang berhasil admin rangkum maka ditemukan beberapa hal yang nampak pada fly back yang kondisinya rusak, baik itu pada fly bak monitor crt atau televisi.

Berikut diantaranya:

  1. Kondisi fisik yang gosong atau mengembung
  2. Ada bagian yang meleleh
  3. Ada kebocoran atau nampak bekar bocor
  4. Pin B+ konslet saat diukur terhadap ground
  5. Bunyi saat televisi dinyalakan
  6. Bocor dengan adanya bau menyengat
  7. Fly back rusak pengaturan fokus atau screen
  8. Dan lain sebagainya

Dari beberapa poin diatas kita dapat melihat bahwa kerusakan pada fly back tv dapat bermacam-macam tergantung gejala yang muncul. Misalnya pada kasus fbt short jalur B+ maka akan mengakibatkan televisi mati total atau tidak ada power, atau dalam beberapa kasus akan menyebabkan LED power berkedip.

Ini biasanya di iringi dengan transistor horizontal yang mati atau konslet, sehingga kalau mau mengganti maka harus satu paket supaya tidak mengalami kerusakan lagi.

Menangani kerusakan fly back

Proses penanganan pada kerusakan fbt televisi memang beragam, tergantung bagaimana kondisi fly back tersebut. Kalau melihat pada kasus fly back konslet, maka jalan satu-satunya adalah mengganti fly back dengan yang baru.

Namun pada kasus lain tidak harus mengganti fly back dengan yang baru, misalnya pada kerusakan fbt bocor. Maka dapat ditambal menggunakan heat glue atau lem lainnya (kalau yang biasa admin gunakan lem putih sinetshu)

Kerusakan blur atau gambar tidak dapat fokus juga tidak perlu mengganti fly back, kita dapat mencangkoknya dengan fly back lainnya. Demikian pula dengan kerusakan pada screen yang tidak dapat diatur kecerahannya. Dapat dengan mencangkok VR atau pengaturan dari screen tersebut.

200+ Tabel daftar persamaan transistor lengkap

Memiliki tabel persamaan transistor lengkap rasanya memberikan rasa lega tersendiri mengingat mencari daftar persamaan transistor maupun mosfet memang sangat diperlukan, membawa kita pada pemahaman mendalam tentang bagaimana menemukan tiap komponen yang mempunyai perbedaan satu sama lain sampai akhirnya timbul solusi dari pencarian komponen tersebut kalau satu tipe tidak ada maka dapat digantikan dengan tipe lainnya.

Hampir sama dengan daftar tabel persamaan IC lengkap yang akan dibahas dalam pertemuan lainnya maka kita patut memahami bahwa tidak selalu ada stok tipe komponen yang dicari, oleh sebab itu harus bisa menemukan komponen pengganti yang punya fungsi dan karakteristik sama dengan tipe aslinya, sehingga merangkai skema menjadi sebuah rangkaian lengkap akan dapat dilakukan dengan tukar menukar tipe komponen asalkan masih dalam persamaan dengan komponen aslinya.

Pentingnya mencari persamaan transistor

Dari banyaknya kasus penggantian komponen transistor yang tidak ketemu tipe asli dimana harus mencari tipe pengganti maka wajib memiliki buku panduan persamaan transistor lengkap, oleh sebab itu disini admin sungkem.com mencoba mengumpulkan beberapa sumber yang sudah membagikan daftar persamaan transistor power amplifier maupun tipe lain yang sering digunakan, dengan harapan dapat menyelesaikan setiap masalah terkait kendala apabila tidak ada tipe transistor yang sama maka dapat dicari penggantinya.

Meskipun banyak yang memiliki tulisan mengenai persamaan transistor yang dapat digunakan namun kalau tidak dikumpulkan dan disimpan, suatu saat akan hilang sehingga menyulitkan kita apabila ingin mencari tipe pengganti yang seharusnya dapat ditemukan.

Silakan apabila ada yang mau menambahkan akan sangat berguna bagi kami untuk terus meng-update daftar berikut ini akan lebih lengkap membantu teman lain yang memerlukannya.

KODE TRANSISTOR EROPA AMERIKA KODE TRANSISTOR EROPA AMERIKA
BC107 BC107 2N929 BC583 BC239 2N5827
BC108 BC107 2N929 BC584 BC239 2N5827
BC109 BC109 2N930 BC157 BC157
BC147 BC147 A747 BC158 BC157 2N3965
BC148 BC147 A747 BC159 BC159 2N3965
BC149 BC149 A749 BC177 BCY70 2N4249
BC171 BC239 2N5827 BC178 BCY70 2N4248
BC172 BC237 2N5825 BC204 BC204 2N6015
BC173 BC239 2S5827 BC205 BC204 2N6003
BC182 BC237 2N5825 BC212 BC307 2N6003
BC183 BC237 2N5825 BC213 BC309 2N6015
BC184 BC239 2N5827 BC214 BC309 2N6017
BC207 BC207 2N4966 BC250 BC307 2N6015
BC208 BC207 2N4966 BC251 BC566B 2N3965
BC209 BC209 2N4967 BC252 BC307 2N3965
BC237 BC237 2N5825 BC261 BCY71 2N6015
BC238 BC237 2N5825 BC262 BCY71 2N6015
BC239 BC239 2N5827 BC263 BCY71 2N6003
BC317 BC167 2N5209 BC307 BC307 2N5086
BC318 BC167 2N5209 BC308 BC307 2N5086
BC319 BC169 2N5210 BC309 BC309 2N5087
BC347 BC167 2N5209 BC320 BC320 2N5066
BC348 BC167 2N5209 BC321 BC320 2N5066
BC349 BC169 2N5210 BC322 BC320 2N5067
BC382 BC237 2N5825 BC350 BC320 2N6015
BC384 BC239 2N5827 BC351 BC320 2N6003
BC407 BC207 2N4966 BC352 BC322 2N4249
BC408 BC207 2N4966 BC415 BC287 2N2222A
BC409 BC209 2N4967 BC416 BC309 2N5827
BC413 BC239 2N5827 BC417 BC204 2N5827
BC414 BC239 2N5827 BC412 BCX95 2N5086
BC415 BC307 2N6015 BC413 BC239 2N8025
BC547 BC338 2N5818 BC414 BC239
BC548 BC547 2N5818 BC357 BC320
BC549 BC548 2N5818 BC358 BC238
BC582 BC237 2N5825

  1. 2sc3182 / 2sa1265, +140 /-140 volt, 10 ampere.
  2. 2sc3181 / 2sa1264, +120 /-120 volt, 8 ampere.
  3. 2sc3180 / 2sa1263, +80 / -80 vol, 6 ampere.
  4. 2sc5200 / 2sa1943, +230 / -230 volt, 15 amp.
  5. 2sc2922 / 2sa1216, +180 / -180 volt, 17 amp.
  6. 2sc2921 / 2sa1215, +160 / -160 volt, 15 amp.
  7. 2sc2837 / 2sa1186, +150 / -150 volt, 10 amp.
  8. 2sc4468 / 2sa1695, +200 / -200 volt, 10 amp.
  9. 2sc6011 / 2sa2151, +200 / -200 volt, 15 amp.
  10. 2sc3281 / 2sa1302, +200 / -200 volt, 15 amp.
  11. 2sc3280 / 2sa1301, +160 / -160 volt, 12 amp.
  12. 2sc3284 / 2sa1303, +150 / -150 volt, 14 amp.
  13. TIP3055 / TIP2955, +100 / -100 volt. 15 A

DAFTAR TRANSISTOR HORISONTAL
D 868 D 2599 1500 V 2.5 A 50 W
D 869 D 2599 1400 V 3.5 A 50 W
D 870 D 2499 1500 V 5.0 A 50 W
D 871 D 2459 1500 V 6.0 A 50 W
D 1425 D 2599 1500 V 2.5 A 80 W
D 1426 D 2599 1500 V 3.5 A 80 W
D 1427 D 2499 1500 V 5.0 A 80 W
D 1428 D 2539 1500 V 6.0 A 80 W
D 1553 D 2599 1500 V 2.5 A 40 W
D 1554 D 2599 1500 V 3.5 A 40 W
D 1555 D 2499 1500 V 5.0 A 50 W
D 1556 D 2539 1500 V 6.0 A 50 W
D 2089 D 2599 1500 V 3.5 A 40 W
D 2095 D 2586 1500 V 5.0 A 50 W
D 2125 D 2539 1500 V 6.0 A 50 W
D 2253 D 2638 1700 V 6.0 A 50 W
D 2348 1500 V 8.0 A 50 W
D 2349 1500 V 10.0 A 50 W
D 2428 D 2553 1700 V 8.0 A 200 W
D 2454 D 2638 1700 V 7.0 A 50 W

2SD868 2SD2599 1500V 2.5A 50W
2SD869 2SD2599 1400V 3.5A 50W
2SD870 2SD2499 1500V 5A 50W
2SD871 2SD2459 1500V 6A 50W
2SD1425 2SD2599 1500V 2.5A 80W
2SD1426 2SD2599 1500V 3.5A 80W
2SD1427 2SD2499 1500V 5A 80W
2SD1428 2SD2539 1500V 6A 80W
2SD1553 2SD2599 1500V 2.5A 40W
2SD1554 2SD2599 1500V 3.5A 40W
2SD1555 2SD2499 1500V 5A 50W
2SD1556 2SD2539 1500V 6A 50W
2SD2089 2SD2599 1500V 3.5A 40W
2SD2095 2SD2586 1500V 5A 50W
2SD2125 2SD2539 1500V 6A 50W
2SD2253 2SD2638 1700V 6A 50W
2SD2348 2SC5280 1500V 8A 50W
2SD2349 2SC5280 1500V 10A 50W
2SD2428 2SD2553 1700V 8A 200W
2SD2454 2SD2638 1700V 7A 50W


SANYO:
2SD2578 1500V 8A 60W 25 inch
2SD2580 1500V 10A 70W 34 inch
2SD1876 1500V 3A 50W 21 inch
2SD1877 1500V 4A 50W 21 inch
2SD1878 1500V 5A 60W 21 inch
2SD1879 1500V 6A 60W 25 inch
2SD1880 1500V 8A 70W 29 inch
2SD1881 1500V 10A 70W 34 inch
PHILIPS:
BU2506D 1500V 3A 14/21 inch
BU2508D 1500V 4.5A 25 inch
BU2520D 1500V 6A 29 innch

Skema tone control stereo menggunakan middle, super bass, subwoofer

Pengatur nada pada amplifier adalah salah satu bagian penting yang patut diperhatikan agar mendapatkan hasil penguatan audio yang seusai dengan harapan, dalam hal ini rangkaian tone control stereo menggunakan ic memang banyak pilihannya, namun bukan hal mudah untuk menemukan skema tone control plus subwoofer atau rangkaian tone control super bass yang sesuai dengan power amplifier, sehingga perlu melakukan banyak riset untuk mendapatkan hasil akhir yang tidak mengecewakan.

Salah satu yang menjadi favorit adalah jenis tone control mega bass dimana kita dapat memperoleh fitur penguat bass sekaligus sehingga akan lebih mudah dioperasikan daripada kita memasang blok subwoofer secara terpisah.

Yang beredar di pasaran sebenarnya terdapat banyak sekali pilihan tone control sederhana sampai yang rumit sehingga kita dapat menentukan sesuai kebutuhan, dan tentu saja menyesuaikan dengan dana yang dikehendaki dari rangkaian power amplifier sehingga menghasilkan suara yang mumpuni, apalagi kalau kita dapat merakitnya sendiri, tentu itu adalah sebuah kebanggaan yang akan melahirkan rasa puas tersendiri.

Contoh rangkaian tone control yang mudah dibuat

Dari beberapa skema tone control menggunakan middle dan rangkaian sederhana lainnya maka kali ini kita akan mengambil beberapa contoh skema tone control yang dapat Anda buat sendiri dirumah. Ini dikarenakan rangkaian tersebut tidak terlalu rumit dan komponen-komponen yang dipakai juga mudah diperoleh di toko elektronik terdekat.

Silakan memilih seperti apa rangkaian yang dikehendaki barangkali ada yang cocok untuk Anda, atau ada yang masuk dalam penggunaan apabila dipasangkan dengan power amplifier yang dipakai, sehingga dapat menghasilkan kualitas suara yang memuaskan.

Tone control mono sederhana dengan bass dan treble

Ini merupakan salah satu jenis tone control yang mudah dibuat, menggunakan konfigurasi mono memastikan bahwa jumlah komponen yang digunakan tidak terlalu banyak. Apabila Anda ingin memasang pada perangkat stereo, maka tinggal mengalikan dua atau membuat satu lagi channel agar dapat dipasangkan dengan power amplifier yang sesuai.

Dari skema diatas kita dapat melihat betapa rangkaian ini memang sangat sederhana, komponen utama yang digunakan adalah sebuah ic op amp, dengan dukungan beberapa capasitor dan resistor sehingga dapat menghasilkan suara yang maksimal, dan akhirnya dapat memenuhi keperluan kita dalam merangkai amplifier sesuai kegunaan.

Berikut adalah daftar komponen dari tone control diatas:

JumlahTipeNilai
3Resistor10 kΩ
1Resistor3.3 kΩ
2Resistor2 × 56 kΩ
2Potentiometer50 kΩ
2Capacitor33 nF
2Capacitor3.3 nF
2Electrolytic Cap1 µF
1ICNJM4558

Tone control stereo menggunakan IC LM1036

Melanjutkan skema nomor 1, maka kali ini kita akan membahas mengenai rangkaian tone control stereo yang lebih kompleks, menggunakan IC yang sangat bagus sehingga dapat mengendalikan 2 channel sekaligus hanya dengan satu buah IC, dan komponen lain yang diperlukan juga tidak terlalu banyak sehingga kita dapat membuatnya sendiri dengan lebih mudah.

Dapat dilihat pada skema diatas bahwa komponen utama dari tone control tersebut adalah sebuah IC LM1036N yang memiliki konfigurasi cukup ringkas dengan beberapa komponen pendukung disekitarnya.

Tone control ini memiliki fungsi loudness yang memastikan kualitas suara yang dihasilkan memiliki pilihan lebih variatif, dan juga kontrol volume, bass, dan treble akan menghasilkan output sangat memadai apalagi kalau dipasangkan dengan power amplifier yang sesuai.

Tone control diatas bekerja pada tegangan 9 volt sampai dengan 15 volt DC.

Tone control menggunakan bass, treble, dan middle

Ini adalah salah satu tone control yang memiliki fungsi cukup baik, karena memiliki rentang pengaturan yang lebih lengkap daripada dua tipe tone control sebelumnya. Fungsi ini adalah kontrol middle atau mid range dimana kita memiliki kontrol untuk nada-nada tengah disamping bass dan treble, sehingga diharapkan dapat memberikan hasil lebih baik dari yang sebelumnya.

Daftar komponen yang digunakan pada tone control diatas juga lebih banyak dari sebelumnya, dan kalau kita menghendaki channel stereo maka tinggal menambahkan satu lagi skema persis seperti diatas sehingga dapat digunakan untuk power amplifier stereo yang sesuai.

Skema pemancar fm tuner 88-108 MHz

Menemukan rangkaian pemancar radio fm menggunakan komponen tuner bekas dan beberapa buah transistor rasanya sangat menarik, apalagi kalau kita dapat merubah skema pemancar fm tuner yang bekerja pada sinyal fm rentang frekuensi 88-108 Mhz dan merangkai sendiri menjadi kit yang siap pakai dan dapat digunakan.

Memang tidak mudah mewujudkan sebuah skema pemancar radio tuner fm menjadi sebuah rangkaian yang dapat dipakai dalam keperluan sehari-hari, perlu perancangan matang sehingga kita dapat mewujudkan skema tersebut kedalam pcb layout kemudian mencari tiap-tiap komponen untuk dirangkai menjadi barang yang siap digunakan.

Namun dengan kegigihan untuk belajar dan berlatih, maka bukan hal mustahil menjadikan semua itu kenyataan apalagi ada minat hobi yang tinggi mengenai hal-hal yang berhubungan dengan dunia elektronika. Akan semakin mempermudah untuk membuat sendiri sebuah pemancar fm sederhana sekitar 8-10 watt dengan daya pencar tinggi, dan menggunakan power supply sederhana sebagai adaptornya.

Contoh rangkaian pemancar fm

Dibawah ini adalah salah satu contoh rangkaian pemancar fm dengan beberapa komponen utama terdiri dari transistor dan varco atau capasitor variable, yang akan bekerja pada frekuensi 88-108Mhz, namun pada akhirnya tergantung bagaimana kita melakukan pengetriman pada rangkaian tersebut.

Perlu diketahui bahwa skema ini memiliki bagian utama yakni osilator Colpitts. C3, C4, C5, C6, CD1-CD2 dan L1 menentukan frekuensi transmisi. Blok rangkaian RF Oscillator menggunakan transistor MosFet BF982 yang merupakan bagian aktif, kemudian 2 transistor lainnya memisahkan VCO dari antena.

Pada blok pertama BF199 akan menguatkan sinyal lemah dari vco dan berfungsi dalam beban yang tetap. BFR90 tahap kedua menguatkan sinyal rf untuk memuat antena yang selanjutnya memancarkan daya frekuensi radio.

Untuk antena yang digunakan dapat berupa konstruksi satu kawat atau dua kawat, panjang 70 cm. L1 coil memiliki kawat tembaga setebal 1mm, 3,5 putaran, diameter 5 mm, dan jarak antar 1mm.

Perlu diketahui

Ada kalanya kita menemukan rangkaian pemancar atau kit yang sudah jadi, namun akan sulit meniru tipe komponen yang digunakan karena masing-masing komponen nilainya sudah dihapus sehingga tidak akan dapat diketahui tipe dari komponen tersebut.

Untuk itu, amat penting ketika kita menggunakan skema buatan sendiri untuk selanjutnya merangkai kedalam pcb kosong sehingga dapat menggunakan tipe komponen yang jelas, dan bila terjadi kerusakan dapat dengan segera menggantinya.

Pengaturan frekuensi pada pemancar fm tersebut juga menentukan direntang frekuensi berapa pemancar tersebut bekerja, ini penting sebelum kita menggunakan lebih jauh maka perlu melakukan pengaturan frekuensi terlebih dahulu.

Pada akhirnya, ada rasa puas tersendiri ketika kita dapat merangkai pemancar fm dari hasil buatan sendiri. Menggambar skema kedalam pcb kemudian memasang satu demi satu komponen yang digunakan, dan melakukan penyetelan sendiri, ini akan memberikan rasa puas yang akan muncul dalam diri dan dengan hasil tersebut akan membuktikan bahwa kita memiliki kreatifitas untuk membuat sesuatu dengan perancangan sendiri.

Skema lampu tembak atau blitz mobil motor

Sebuah skema lampu tembak untuk motor atau mobil dengan model sederhana dan mudah dibuat menjadikan kita mengerti mengenai rangkaian lampu blitz mobil yang mampu memberikan cahaya terang sehingga sangat berguna untuk bermacam keperluan, termasuk bagaimana kita menggunakan perangkat tersebut untuk keperluan perjalanan di malam hari yang kian memerlukan sinar terang.

Memasang lampu tembak sendiri beserta tutorial memang tidak mudah, perlu pemahaman menyeluruh karena melibatkan bermacam komponen yang nantinya akan berdampak pada keadaan lampu blitz itu sendiri, apakah dapat difungsikan dengan baik atau malah mengganggu jarak pandang dan pengemudi lain karena kita keliru dalam pemasangannya.

Kalau dilihat secara menyeluruh sebenarnya pemasangan lampu blitz memang antara perlu dan tidak, karena hal ini tergantung hobi dan minat pemilik kendaraan bermotor saja. Kalau memang diperlukan dan sering melewati jalan gelap misalnya pulang kerja lewat hutan atau suka touring, mungkin opsi memasang lampu tembak memang sangat penting.

Rangkaian lampu blitz untuk mobil atau motor

Kalau melihat secara detail rangkaian, sebenarnya pemasangan lampu tembak ini bukanlah perkara yang rumit bagi sebagian orang yang memang sudah terbiasa bergelut dibidang otomotif, tinggal memasang saklar dan menghubungkannya dengan tegangan dari kelistrikan di mobil maka lampu dapat menyala.

Yang perlu diperhatikan adalah menyetel posisi lampu tersebut sehingga tidak mengganggu pengguna lain, karena tinggi atau rendah pemasangan sorot lampu akan sangat berpengaruh pada cahaya yang dihasilkan terutama pada pengguna lain.

Pada skema lampu blitz diatass kita dapat melihat beberapa komponen yang digunakan, sehingga menghasilkan sebuah rangkaian dengan sistem kerja yang baik, dan kalau digunakan sebagaimana mestinya akan memberikan manfaat serta efisiensi tegangan yang digunakan.

Hal penting yang perlu diperhatikan adalah penggunaan lampu hendaknya efisien sehingga tidak membuat boros tegangan dan membuat aki tetap bekerja optimal, mengingat daya yang diperlukan untuk menyalakan lampu blitz memang tidak besar sehingga menguras arus listrik.

Kalau dapat menemukan efisiensi ini tentu akan lebih hemat dan tepat guna, tidak akan membebani tegangan yang dihasilkan sehingga akan tetap berfungsi dengan baik meskipun sering dinyalakan.

Membuat sendiri lampu sorot blitz

Kalau kita memiliki minat besar akan sebuah hobi otomotif dan rangkaian elektronika, tentu tidak akan sulit untuk merangkai sendiri sehingga lebih hemat pengeluaran. Dan disisi lain juga ada rasa puas kalau dapat merakit sendiri rangkaian tersebut, tentunya ini memerlukan beberapa tahapan sehingga perencanaan yang dibuat dapat berjalan dengan lancar tidak menghilangkan apa yang sepatutnya ingin dicapai dari keadaan tersebut.

Kalau kalau terkendala masalah rangkaian yang sulit diterapkan maka dapat mencari kit lampu tembak yang sudah jadi, banyak dijual di pasaran atau sekarang mudah kita temukan di toko online, tinggal memilih jenis yang sesuai untuk penggunaan dan nantinya dapat dipasang sendiri maupun membawanya ke bengkel untuk minta tolong dipasangkan.

Modif tone control biar bass nendang, empuk, mantap

Memiliki rangkaian amplifier buatan sendiri memang memberikan rasa puas dalam hati, namun modifikasi tone control ic lm324
seringkali jadi pilihan karena kadangkala masih saja ada yang dirasa kurang dari apa yang kita buat. Untuk itu, kali ini akan dibahas mengenai modif tone control bass nendang atau dengan kata lain mengubah tone control agar bass empuk dan mantap. Ini memberikan ide bagi kita akan dapat memaksimalkan sumber yang ada sehingga diperoleh sebuah rangkaian yang lebih efisien dan memuaskan dari segi keinginan kita.

Memberikan tambahan pada tone control dengan harapan akan meningkatkan kualitas suara seperti keinginan memang dapat dilakukan, khususnya mengotak atik bagian komponen yang ada hubungannya dengan potensio bass, treble, dan middle kalau memang menggunakan potensio mid.

Ini diharapkan dapat memberikan rentang frekuensi yang lebih luas atau penyetelan pada rentang frekuensi tertentu sehingga salah satu nada yang dihasilkan tone control tersebut akan terdengar menonjol, dalam hal ini yang akan kita inginkan adalah nada bass yang lebih terasa nendang dan kuat.

Contoh rangkaian tone control yang dapat dirubah nilai komponennya

Pada prakteknya memang tidak mudah untuk mendapatkan efek bass yang kuat dan menghentak, atau istilah kerennya nendang. Karena selain mengubah tone control, kita juga memerlukan perubahan pada daya power amplifier yang lebih besar, speaker yang mumpuni, dan power supply yang mendukung.

Namun secara ringkas akan kita ulas mengenai bagaimana cara menambah nada bass pada tone control sehingga lebih empuk dan mantap.

Intinya adalah perubahan nilai resistor, dan capasitor disekitar potensio, untuk mengurangi atau menambah efek bass maka kita perlu mengubah nilai komponen tersebut, terutama resistor.

Seperti yang ditunjukkan pada skema tone control dibawah ini yang bisa memberikan gambaran pada kita. Silakan dicermati komponen sepasang resistor dan capasitor yang mengapit potensi bass pada gambar berikut.

Lantas seperti apa perubahan yang harus dilakukan, ini tergantung keperluan kita. Bisa dengan menambah besar nilai resistor tersebut untuk mendapatkan nada bass yang lebih kuat atau malah mengurangi nilainya, silakan ditentukan sendiri melalui percobaan.

Kalau rangkaian yang Anda miliki dirumah berbeda, kuncinya adalah sama yakni perubahan pada resistor dan capasitor mylar yang berada disekitar potensio. Ini akan memberikan efek bass yang lebih berasa besar atau malah tipis, tergantung perubahan yang kita lakukan.

Apa yang dapat disimpulkan

Demikianlah, kita dapat memperkirakan sendiri melalui praktek dengan mengubah nilai komponen-komponen seperti atas, dan akan nampak bedanya dengan yang sebelum dirubah.

Sehingga akan cocok dengan speaker dan power amplifier yang digunakan. Kalau dirasa kurang maksimal, maka cara lain adalah menambahkan rangkaian penguat bass misalnya giga bass dan super galaxy. Namun ini juga memiliki kekurangan dan kelebihan tersendiri, ulasan yang lebih lengkap akan kita bahas dalam pertemuan mendatang.

Rangkaian ocl 300 watt transistor jengkolan power amplifier

Memiliki rangkaian OCL 300 watt transistor jengkolan rasanya sangat memuaskan apalagi kalau kita bisa membuat skema ocl 150 watt mono menjadikannya sebagai pcb layout untuk selanjutnya dirangkai menjadi rangkaian siap pakai.

Rasanya ada kepuasan tersendiri kalau bisa merangkai sebuah kit amplifier dengan daya tinggi, dengan pemilihan komponen sesuai kehendak hati sehingga rasa puas dalam hati tidak akan mudah diukur dengan materi, namun memberikan kepuasan dalam hati sehingga kita patut memperhitungkan setiap material dan langkah pembuatan sampai akhirnya perangkat ampli 300 watt siap digunakan.

Skema

Merancang sendiri skema power 300 watt memang tidak mudah, meskipun diluar sana sudah banyak kit yang menjual rangkaian power amplifier ini namun rasanya  lebih puas kalau kita dapat membuatnya sendiri. Untuk itu, dibawah ini ada satu contoh skema ampli ocl 300 wat mono yang dapat dikembangkan sendiri sehingga menghasilkan rangkaian stereo dengan kualitas suara tidak mengecewakan.

Dari skema power ocl mono diatas kita dapat mengembangkan sendiri sehingga menghasilkan rangkaian amplifier 300 watt stereo menggunakan transistor, yang akan menghasilkan suara lebih baik dari hanya sekedar mono. Ini patut digambarkan dengan mudah pada pcb untuk membuat layout yang ringkas dan sederhana, penataan komponen yang lebih kompak sehingga menghasilkan rangkaian yang layak digunakan sendiri maupun dijual.

Amplifier ini dirancang untuk memakai transistor dengan daya tinggi sehingga dapat menghasilkan kualitas suara yang cocok untuk penggunaan diluar rumah misalnya untuk sound system atau kegunaan lain yang memerlukan watt besar pada rangkaian power amplifiernya. Dengan konstruksi yang baik, modul ini mampu menghasilkan kinerja berkualitas tinggi hingga mencapai 300 watt, namun kuatnya output yang dihasilkan tidak luput dari power supply yang digunakan, kalau mampu memasok tegangan dc stabil dengan ampere tinggi maka hasil yang diperoleh juga bagus. Dengan driver dan output transistor yang ditentukan itu terbatas pada tegangan DC +/- 70 volt.

Layout PCB

Melarutkan sendiri skema yang ada kedalam pcb kosong juga perlu perhitungan matang, terutama penataan yang baik sehingga terlihat kompak dipandang dan dapat memberikan kesan ringkas namun cukup tertata rapi.

Dibawah ini adalah contoh layout pcb ocl 300 watt yang sudah jadi, memberikan gambaran dimana tiap-tiap komponen tertata baik dan nampak rapi, namun mengutamakan jalur pcb yang efisien.

Dari contoh skema ocl 300 watt dan layout pcb yang digambarkan diatas kita dapat mengambil kesimpulan bahwa masing-masing komponen yang digunakan memang termasuk mudah ditemukan dipasaran. Bahkan untuk transistor penguat sendiri sangatlah umum sehingga kita tidak akan mengalami kesulitan dalam mencarinya.

Kalau kita mencari transistor jengkolan untuk ampli 150 watt ocl atau 300 watt memang perlu memahami dengan  teliti karena ada beberapa macam dilihat dari harganya. Yang lebih mahal tentu menghasilkan kualitas lebih baik, sehingga ini perlu menjadi pertimbangan pula sebelum memutuskan untuk membeli masing-masing komponen tersebut. Pemilihan komponen yang baik mulai dari resistor, elco, transistor, sampai kabel-kabel yang digunakan juga mempengaruhi hasil yang didapatkan, kita dapat mengambil beberapa opsi terkait biaya dan penggunaan tiap komponen pendukung tersebut.

Tinggal bagaimana kita mengakali dengan kreatifitas untuk menghasilkan kit yang ringkas dan menarik, serta penggunaan adaptor atau power supply yang memadai sehingga pasokan tegangan terpenuhi, pada akhirnya akan menghasilkan power maksimal dan dapat mengangkat loudspeaker yang digunakan. Tentu ini perlu perhitungan yang rinci dan sangat menyeluruh sehingga kita tidak melakukan kesalahan dalam berbagai segi sehingga semua dapat tercakup.

Fungsi CRT televisi, pengertian, kepanjangan (struktur dalam tv crt)

Fungsi CRT pada TV adalah sebagai komponen utama yang menunjang terbentuknya gambar sehingga bisa tampil di layar dan akhirnya dilihat oleh kita sebagai pemirsa. Sehingga lebih baik kalau memahami apa itu pengertian crt tv dan juga kepanjangan pada pesawat televisi sehingga kita dapat menarik sebuah kesimpulan penting mengenai komponen yang satu ini serta perannya dalam perangkat elektronika misalnya perangkat yang menggunakan komponen tabung atau crt.

Struktur dalam CRT TV terdiri dari beberapa bagian penting yang akan menyusun satu kesatuan sehingga dapat memproses sinyal dari rangkaian PCB dan diteruskan mengolahnya menjadi pancaran gambar pada layar crt.

Pengertian dan kepanjangan

Layar tabung pada televisi atau CRT adalah singkatan dari Cathode Ray Tube jadi kepanjangan crt sudah kita ketahui. Perangkat ini merupakan komponen utama sebuah pesawat televisi monitor komputer serta perangkat lainnya yang menggunakan teknologi crt sebagai penampil gambar.

Pengoperasian komponen CRT pada prinsipnya sangat simpel dan mendasar. Tabung sinar katoda terdiri dari satu atau lebih pemancar elektron, mungkin pelat defleksi elektrostatis internal dan target fosfor. CRT mempunyai 3 pemancar sumber elektron – satu untuk masing-masing (Merah, Hijau, dan Biru) ditunjukkan dengan jelas pada gambar. Sinar elektron menghasilkan titik kecil yang terlihat terang ketika menyerang layar berlapis fosfor.

Fungsi dan struktur CRT

Di setiap perangkat televisi atau monitor komputer, seluruh area depan tabung dipindai secara berulang dan sistematis dalam pola tetap yang disebut raster. Gambar (raster) ditampilkan dengan memindai berkas elektron melintasi layar. Target fosfor mulai memudar setelah waktu yang singkat, gambar perlu disegarkan terus menerus. Dengan demikian CRT menghasilkan tiga gambar warna yang merupakan warna primer yakni warna merah hijau dan biru.

Lebih jelasnya dapat kita lihat pada gambar struktur dalam CRT berikut ini dimana masing-masing bagian ditampilkan dengan penamaan sendiri.

Bisa kita lihat pada gambar diatas bahwa heating filament atau lampu filamen katoda pada suhu yang lebih tinggi dan elektron mengalir dari katoda yang dipanaskan ke permukaan katoda. Anoda akselerasi memiliki lubang kecil di tengahnya dan dipertahankan pada potensial tinggi, yang memiliki polaritas positif. Urutan tegangan ini adalah 1 hingga 20 kV, relatif terhadap katoda. Perbedaan potensial ini menciptakan medan listrik yang diarahkan dari kanan ke kiri di wilayah antara anoda akselerasi dan katoda. Elektron melewati lubang dalam perjalanan anoda dengan kecepatan horizontal konstan dari anoda ke layar fluorescent. Elektron menghantam area layar dan bersinar terang.

Selanjutnya deflection plate atau 2 pasang lempeng plat akan membelokkan berkas elektron. Medan listrik antara pasangan pertama pelat membelokkan elektron secara horizontal, dan medan listrik antara pasangan kedua membelokkannya secara vertikal, elektron bergerak dalam garis lurus dari lubang di anoda akselerasi ke tengah layar ketika tidak ada bidang membelokkan hadir, di mana mereka menghasilkan titik terang. Hal inilah selanjutnya yang akan dipancarkan pada layar CRT.

Layar CRT dilapisi dengan bahan khusus neon. Bahan neon menyerap energinya dan memancarkan kembali cahaya dalam bentuk foton ketika berkas elektron menyentuh layar. Ketika itu terjadi beberapa dari mereka memantul kembali seperti memantul bola kriket dari dinding. Ini disebut sebagai elektron sekunder. Mereka harus diserap dan dikembalikan ke katoda, jika tidak demikian mereka menumpuk di dekat layar dan menghasilkan muatan ruang atau awan elektron. Untuk menghindari hal ini, lapisan aquadag diterapkan pada bagian corong CRT dari dalam.

Melihat prinsip kerja dan fungsi CRT yang secara umum melakukan segala proses pengolahan sinyal dari rangkaian televisi dan mengubahnya menjadi gambar yang ditampilkan melalui layar maka kita dapat memahami hal ini sebagai satu kesatuan proses yang tidak dapat dipisahkan karena akan saling terkait dengan komponen yang ada di PCB atau perangkat tv itu sendiri.